Tradisi Tradisional dan Modern Berkolaborasi di Festival Perahu Naga China

- 11 Juni 2024, 18:40 WIB
Tradisi Tradisional dan Modern Berkolaborasi di Festival Perahu Naga China
Tradisi Tradisional dan Modern Berkolaborasi di Festival Perahu Naga China /Masyarakat China menggelar perlombaan perahu naga dan memasak Zongzi selama festival berlangsung. Ba/

KILAS KLATEN - Di tengah cuaca yang gerah, tim-tim pendayung di atas perahu berkepala naga di Provinsi Guangdong, China selatan, melaju membelah air dengan efisien saat peluit berbunyi.

Tabuhan drum bergema di udara dan para penonton terdengar bersorak-sorai di sekitar danau.

Sebanyak tujuh tim berpartisipasi dalam lomba perahu naga ini, sebuah acara untuk merayakan Festival Perahu Naga tradisional China, di Houjie yang terletak di Kota Dongguan.

Festival Perahu Naga merupakan salah satu perayaan tradisional yang penting dalam budaya Tiongkok.

Baca Juga: 5 Tips Liburan ke Bali Buat Pemula, Terapkan Biar Bali Tours Kamu Berjalan Lancar dan Nyaman

Acara ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan bagi para pendayung, tetapi juga menjadi momen untuk memperingati legenda tentang Qu Yuan, seorang penyair Tiongkok kuno.

Qu Yuan adalah tokoh penting dalam sejarah Tiongkok yang dikaitkan dengan keberanian dan pengabdian kepada negara.

Lomba perahu naga memiliki makna simbolis yang dalam bagi masyarakat Tiongkok.

Perahu naga dipercaya sebagai lambang keberuntungan, keberanian, dan semangat juang.

Halaman:

Editor: Fajar Sidik Nur Cahyo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah