Satgas Pasti OJK Telah Berhasil Hentikan 915 Entitas Keuangan Ilegal

- 11 Juni 2024, 06:33 WIB
Satgas Pasti OJK Telah Berhasil Hentikan 915 Entitas Keuangan Ilegal
Satgas Pasti OJK Telah Berhasil Hentikan 915 Entitas Keuangan Ilegal /Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi memaparkan Hasil Rapat Dewan Komisioner (DK) OJK Bulanan Mei 2024 di Jakarta, Senin (10/6/2024). ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak/

 

KILAS KLATEN - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah berhasil menghentikan sebanyak 915 entitas keuangan ilegal selama periode 1 Januari hingga 31 Mei 2024. 

"Pengaduan entitas ilegal yang diterima sebanyak 7.560 pengaduan, meliputi pengaduan pinjol ilegal sebanyak 7.194 pengaduan, dan pengaduan investasi ilegal sebanyak 366 pengaduan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (DK) OJK Bulanan Mei 2024 di Jakarta, Senin, 11 Juni 2024.

Frederica menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut terdapat 19 investasi ilegal dan 896 pinjaman online (pinjol) ilegal.

Menurut Friderica, total pengaduan terkait entitas ilegal yang diterima mencapai 7.560 pengaduan. 

Baca Juga: Suka Nonton Anime Zombie? Ini Rekomendasi 10 Anime Zombie Terbaik

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.194 pengaduan merupakan keluhan terkait pinjol ilegal, sementara pengaduan terkait investasi ilegal mencapai 366 pengaduan. 

Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (DK) OJK Bulanan Mei 2024 di Jakarta pada hari Senin.

Satgas Pasti OJK telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberantas aktivitas keuangan ilegal di Indonesia.

Tindakan tegas ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dari risiko penipuan dan kerugian finansial akibat entitas keuangan yang beroperasi secara ilegal.

Halaman:

Editor: Fajar Sidik Nur Cahyo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah