Perusahaan Tiongkok Jadi Pelaku Utama dalam Produksi Memori Bandwidth Tinggi untuk Chipset Kecerdasan Buatan

- 15 Mei 2024, 17:19 WIB
Ilustrasi AI
Ilustrasi AI /Freepik

KILAS KLATEN – Perusahaan Tiongkok telah mencapai kemajuan signifikan dalam memproduksi memori bandwidth tinggi (HBM) yang digunakan dalam chipset kecerdasan buatan (AI), menandai langkah penting dalam upaya negara tersebut untuk mengurangi ketergantungannya pada pemasok asing.

Dua produsen chip Tiongkok, CXMT dan Wuhan Xinxin, telah memulai tahap awal dalam produksi semikonduktor HBM, menggarisbawahi ambisi Tiongkok untuk mandiri dalam industri chip.

CXMT, sebagai produsen terkemuka chip DRAM di Tiongkok, telah berhasil mengembangkan sampel chip HBM dalam kemitraan dengan Tongfu Microelectronics, sebuah perusahaan kemasan dan pengujian chip.

Langkah ini menandakan upaya konkret Tiongkok untuk meredam ketergantungan pada pemasok asing, khususnya dalam konteks ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat yang telah membatasi ekspor chip canggih ke perusahaan Tiongkok.

Baca Juga: Tiongkok Larang Penggunaan Prosesor Intel Dan AMD Dalam Komputer Pemerintah, Kenapa?

Wuhan Xinxin, di sisi lain, sedang membangun fasilitas produksi yang akan mampu menghasilkan 3.000 wafer HBM 12 inci setiap bulan.

Langkah ini, yang diawali pada bulan Februari tahun ini, menunjukkan komitmen Tiongkok dalam mengembangkan infrastruktur yang diperlukan untuk memproduksi chip secara mandiri.

Langkah-langkah ini sejalan dengan strategi Tiongkok untuk mengurangi ketergantungannya pada teknologi asing, terutama dalam sektor chip yang menjadi tulang punggung industri teknologi modern.

Dengan melakukan investasi besar dalam riset dan pengembangan, serta memberikan dukungan pemerintah kepada perusahaan-perusahaan lokal, Tiongkok berupaya untuk menjadi pemain utama dalam industri semikonduktor.

Halaman:

Editor: Fajar Sidik Nur Cahyo

Sumber: Indian Express


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah