Ap Bren Cetak Sejarah, Menang Kedua Kalinya M5 Mobile Legends di Rumah Sendiri Setelah Kalahkan Indonesia

18 Desember 2023, 07:21 WIB
Punggawa AP Bren berfoto bersama usai sesi wawancara MPL Invitational 2023 di Basket Hall Senayan, Sabtu, 18 November 2023. /Foto: Rizky Suryana/PR Bogor

Kilas Klaten – Tim Filipina, AP Bren, meraih gelar juara pada Kejuaraan Dunia M5 World Championship Mobile Legends dengan kemenangan mendebarkan 4-3 atas tim Indonesia, ONIC Esports, di babak grand final.

 

Ap Bren mencapai tonggak bersejarah dengan menjadi tim pertama yang mengamankan dua gelar Kejuaraan Dunia Mobile Legends seri M, menambah kemenangan mereka di Kejuaraan Dunia M2 pada tahun 2021, dan M5 di tahun 2023.

Pada game pembuka Kejuaraan Dunia M5 Mobile Legends, AP Bren mengamankan kemenangan dengan Kyle "KyleTzy" Sayon yang memimpin dengan skor 3/0/4 KDA yang sempurna atas Fredrinn.

Baca Juga: Hasil Grandfinal Kejuaraan M5 Mobile Legends, Comeback Stronger Indonesia!

ONIC Esports memberikan perlawanan di game kedua, dengan Gilang "Sanz" mengambil alih kendali dan memberikan performa KDA 4/0/10 yang mengesankan atas Gord.

Tim asal Filipina ini kemudian memenangkan dua game berikutnya. Dengan posisi tertinggal, ONIC Esports menggunakan hero-hero andalan mereka seperti Wanwan, Novaria, dan Paquito di game kelima. Bren kemudian menggunakan pendekatan defensif dengan Arlott, Grock, dan Fredrinn.

ONIC Esports mendapatkan keunggulan awal dengan Sanz yang memberikan tekanan menggunakan Novaria, ditambah dengan Minoan Fury yang tepat waktu dari Kiboy pada Minotaur.

Meskipun Bren berusaha untuk melakukan comeback, Lord yang sangat penting di menit ke-18 memastikan kemenangan mereka.

Di game keenam, Wanwan dari Calvin "CW" Winata menjadi pusat perhatian dengan KDA 9/1/8 yang luar biasa, memaksa seri ini berlanjut ke game ketujuh yang menentukan.

Baca Juga: Hasil Knockout Stage Hari Keenam Kejuaraan M5 Mobile Legends, Dukung Tim Indonesia Sekarang!

Untuk pertandingan terakhir, ONIC Esports memilih komposisi team-fight berat yang menampilkan Kadita, Yve, dan Terizla.

Sebagai balasannya, AP Bren menyusun susunan pemain yang penuh dengan crowd control, yang berujung pada performa dominan. Sanz menghadapi tantangan untuk mendaratkan Rough Waves ke Kadita karena crowd control yang tiada henti setiap kali ia memasuki team fight.

 

Permainan mencapai titik baliknya pada menit ke-13 ketika AP Bren berhasil menangkap Baxia milik Kairi "Kairi" Rayosdelsol di midlane.

Kontribusi luar biasa dari David "FlapTzy" Canon membuatnya mendapatkan penghargaan MVP di babak grand final.

Dengan kemenangan ini, mereka membawa pulang bagian terbesar dari total hadiah sebesar US$900.000 dan dipuji sebagai tim Mobile Legends terbaik: Bang Bang terbaik tahun ini.***

Editor: Fajar Sidik Nur Cahyo

Sumber: oneesports.gg

Tags

Terkini

Terpopuler