Puan Maharani Turut Dorong Lestarikan Payung Juwiring Klaten

- 4 Desember 2023, 19:39 WIB
Puan Maharani Turut Dorong Lestarikan Payung Juwiring Klaten
Puan Maharani Turut Dorong Lestarikan Payung Juwiring Klaten /Pemkabklaten/Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani usai meresmikan Pasar Gedhe Klaten secara langsung meninjau pengrajin Payung di Desa Tanjung, Juwiring, Senin (04/12/2023)./

KILAS KLATEN - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani turut mendorong untuk melestarikan payung Juwiring.

Puan Maharani didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani, Kepala Daerah se-Solo Raya serta jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten mendatangi kelompok industri kreatif payung lukis Ngudi Rahayu meninjau langsung payunh juwiring usai meresmikan Pasar Gedhe Klaten, pada hari ini, Senin, 4 Desember 2023.

Pengrajin tersebut sedang membuat payung dan Puan Maharani pun mencoba untuk melukis diatas payunh khas Juwiring tersebut.

Baca Juga: Sri Mulyani Gandeng OPD Klaten untuk Gelar Sambang Warga

Kemudian, ia juga membubuhkan tanda tangan diatas payung raksasa milik kelompok industri kreatif payung lukis Ngudi Rahayu sebagai simbol merawat tradisi payung Juwiring.

Dalam sambutannya Puan menyampaikan, dirinya hadir bersama jajaran Kepala Daerah se-Solo raya untuk berkomitmen membantu melestarikan payung di Juwiring.

“Ini kalau tidak dilestarikan bisa hilang. Saya sebagai salah satu keluarga dari Kabupaten Klaten mendukung dan mendorong melestarikan payung Juwiring. Nanti bersama Bupati Klaten dan jajaran Pemerintah Daerah untuk membangun Desa Juwiring dan membenahi Desa Wisata Payung,” kata Puan.

Puan Maharani juga meminta Kepala Daerah Solo raya untuk mempromosikan dan membeli produk payung Juwiring agar tetap dilestarikan.

“Jadi intinya kami mendukung dan mendorong pelestarian payung Juwiring. Nantinya kita akan mengembangkan semoga Sumber Daya Manusia (SDM) bisa bertambah, kemudian mau mengajak anak-anak muda untuk mau menggantikan atau regenerasi menjadi pengrajin payung Juwiring. Karena jika anak muda tidak mau melestarikan maka akan punah, terlebih payung ini sudah menjadi warisan budaya tak benda,” jelas Puan.

Halaman:

Editor: Fajar Sidik Nur Cahyo

Sumber: Pemkab Klaten


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah